Norma Umum Dalam Berbisnis


sebelum membahas apa yang dimaksud dari norma umum dalam berbisnis, ada baiknya kita membahas apa yang disebut norma. norma adalah sesuatu hal yang memberi pedoman tentang bagaimana kita harus hidup dan bertindak secara baik dan tepat, sekaligus menjadi dasar bagi penilaian mengenai baik buruknya perilaku dan tindakan kita. intinya norma adalah suatu pemikiran atau paham yang menentukan suatu tindakan baik atau buruk di mata orang lain dan pantas atau tidaknya suatu perbuatan dilakukan.

Norma umum dalam berbisnis menentukan langkah terbaik dalam pencitraan bisnis yang baik

Norma umum dalam berbisnis menentukan langkah terbaik dalam pencitraan bisnis yang baik

macam-macam dari norma terbagi menjadi 2 yaitu: norma umum dan norma khusus. norma umum kemudian dibagi kembali menjadi 3 subpokok yaitu: norma sopan santun, norma hukum dan norma moral. berikut ini adalah penjelasan dari norma-norma tersebut:

Continue reading

Advertisements

Hak Pekerja


Hak Pekerja

Hak Pekerja

Hak atas pekerjaan merupakan hak azasi manusia, dikarenakan:

  1. Kerja melekat pada tubuh manusia. Kerja adalah aktifitas tubuh dan karena itu tidak bisa dilepaskan atau difikirkan lepas dari tubuh manusia
  2. Kerja merupakan perwujudan diri manusia, melalui kerja manusia merealisasikan dirinya sebagai manusia dan sekaligus membangun hidup dan lingkungannya yang lebih manusiawi. Maka melalui kerja manusia menjadi manusia, melalui kerja mamnusia menentukan hidupnya sendiri sebagai manusia yang mandiri
  3. Hak atas kerja juga merupakan salah satu hak asasi manusia karena kerja berkaitan dengan hak atas hidup, bahkan hak atas hidup yang layak.

Hak atas pekerjaan ini tercantum dalam undang-undang dasar 1945 pasal 27 ayat 2 yang menyatakan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Hak atas upah yang adil merupakan hak legal yang diterima dan dituntut seseorang sejak ia mengikat diri untuk bekerja pada suatu perusahaan. Dengan hak atas upah yang adil sesungguhnya bahwa:

Continue reading

Perlindungan Konsumen


Perlindungan Konsumen di Indonesia mempunyai Visi yaitu: Terwujudnya  Sistem penyelenggaraan Perlindungan Konsumen yang menjamin diperolehnya hak dan dilaksanakannya kewajiban konsumen. dan Misi: Menyelenggarakan Perlindungan Konsumen dengan azaz keseimbangan dan kesalahan konsumen dari pelaku usaha.
Perlindungan Konsumen

Perlindungan Konsumen

Alasan Filosofis adanya perlindungan konsumen adalah: Konsumen menjadi subjek. Konsumen bukan pelaku ekonomi, melainkan menjadi pelaku ekonomi. belum adanya Peraturan Perundang-Undangan yang secara khusus mengatur ttg Perlindungan Konsumen, Adanya kebutuhan masyarakat, Daya tawar konsumen lemah, Mengantisipasi perdagangan bebas dan meningkatnya kesadaran konsumen akan hak-haknya.