Media Massa Untuk Siapa ?


Media Massa Untuk Siapa ?

Media Massa Untuk Siapa ?

menjawab pertanyaan di judul postingan, pasti harusnya jawaban yang paling tepat adalah UNTUK MASYARAKAT. tapi apa kenyataannya benar begitu ?…

masih ingat banget di ingatan gw tentang pelajaran prinsip-prinsip media massa yang pernah diajarin sama dosen-dosen gw waktu masih kuliah jurusan Komunikasi di salah satu universitas negeri di kota Depok. waktu itu memang gw mengaminin kalau posisi media massa sebagai media yang punya tujuan sebagai media penghubung, pengawasan, transfer budaya, dan pengawasan, cukup sangat gw kagumi sangat tujuan-tujuan itu sangat sangat mulia bagi gw.

masih dengan topik tulisan yang hampir mirip dengan tulisan sebelumnya yang pernah gw posting mengenai Partai Politik di Media Massa. kali ini gw cuma mau mengupas beberapa bukti yang benar-benar nyata kalau ternyata media massa saat ini di Indonesia banyak “diketekin” sama partai politik.

pertama gw akan membahas bukti dari:

Continue reading

Yuk Minggir Sejenak


image

#ItCanWait…banyak orang anggap sepele ngetik pesan atau status ketika berkendara. Mungkin juga gak sadar kalau ternyata puluhan pesan atau update status yang dibuat sambil nyetir bisa mengundang malaikat pencabut nyawa stand by di samping kamu…persisnya…di bangku penumpang.

Gak ada salahnya minggir sambil berhenti sejenak ke pinggir jalan kalau emang udah gak tahan ngetik pesan atau update status.

Kamu gak mau kan update statusnya jadi yang “terakhir” buat kamu ?

Gak mau juga kan gara-gara ogah minggir sebentar, malah akhirnya potongan badan kamu yang dipinggirin orang lain dari tengah jalan…

Bijak berkendara yuk.

SpidolBekas Ogah Ikut Negatif Campaign


Aksi Tolak Black Campaign

Aksi Tolak Black Campaign by HarianTerbit.com

Menjelang puncak pemilihan umum alias pemilu, makin banyak cara yang dilakukan partai peserta pemilu untuk menarik perhatian, mulai dari menyebar stiker, memasang spanduk, baligho, dan lain-lainnya, keliling kota, orasi sana sini, gelar pengajian, gelar sunatan bareng sampe dangdutan bareng. banyak hal dilakuin sama Partai Politik untuk dapet perhatian dari kita-kita orang.

gak jarang juga (mungkin ada) partai politik menjatuhkan lawannya dengan menyewa buzzer profesional atau pemula dari dunia Blogger. bayaran yang ditawarkan pun tidak main-main, ada yang dibayar mulai dari 500 ribu untuk satu paket yaitu: menulis di blog, interaksi di kolom comment, aktif di forum internet, atau aktif di kolom komentar portal berita,…ada juga yang dibayar hingga jutaan rupiah – tergantung dari kesepakatan antara sang penulis dan sang pemberi jasa.

untuk postingan kali ini, gw mau cerita pengalaman gw sendiri yang diminta untuk jadi buzzer yang bertugas untuk mengupas sisi buruk salah satu kandidat calon presiden Indonesia periode 2014 yaitu sebut saja Mr. J…. -_-”

Continue reading