Partai Politik di Media Massa


kemarin bisa dibilang pertama kalinya gw kaget di bidang politik, biasanya gw kaget cuma di bidang teknologi sama hiburan, gw kaget bukan karena tanpa alasan…kejadian ini bisa dibilang amat sangat membuat suasana politik di negara gw bisa menjurus ke arah kehancuran.

Media massa bisa mempengaruhi gaya berpikir kita, bagaimana jadinya bila partai politik bisa "mengangkangi" media massa ?

Media massa bisa mempengaruhi gaya berpikir kita, bagaimana jadinya bila partai politik bisa "mengangkangi" media massa ?

kemarin gw liat berita di televisi kalo sekarang CEO dari MNC Group Hary Tanosoedibjo sekarang gabung menjadi pakar di partai politik Nasional Demokrat, partai pimpinan Surya Paloh selaku pemilik media massa Metro TV dan koran Media Indonesia.

MNC alias Media Nusantara Citra adalah grup media massa di Indonesia yang membawahi banyak media yang paling sering diakses oleh banyak orang. MNC membawahi RCTI, MNC TV (dulunya TPI), Global TV, dan koran Seputar Indonesia. gw dulu sempat kagum sama MNC karena setiap pemberitaan yang dia buat gak pernah nyangkut sama kepentingan politik partai manapun. tapi sekarang itu semua udah sirna. sekarang MNC group udah gabung sama Nasdem. jadi setidaknya bisa dipastikan pemilu tahun 2014 nanti MNC dan Media Group akan lebih banyak dan memuluskan langkah promosi partai tertentu, yaitu Nasdem.

di sebuah media online yang masih milik MNC, Hary Tanosoedibjo bilang kalau keputusannya masuk partai Nasdem gak bisa disatuin sama kepentingan independen media massa di bawah pimpinannya. tapi mungkin gw sedikit harus lebih waspada, karena banyak juga pimpinan media massa yang bilang begitu tapi kenyataannya sama aja kepentingan politik pasti disatuin juga sama kepentingan perusahaan. ditambah lagi tugasnya di partai Nasdem adalah bagaimana cara membesarkan nama partai ke masyarakat luas, jadi cara paling singkatnya gimana lagi coba ?

selain MNC dan Media Group, partai politik yang punya back up power di media massa adalah Golkar. Golkar di bawah pimpinan keluarga Bakrie punya kekuatan di media massa TV One dan ANTV. kalau masalah pemberitaan, di pemilu tahun lalu udah jelas banget deh kedua stasiun tv ini memihak ke siapa.

TV One dan Metro TV adalah dua stasiun tv di Indonesia yang khusus menyiarkan berita atau informasi penting dan menarik. tapi masalahnya adalah kedua stasiun tv ini udah dibawah kendali dua partai politik yan berbeda. Metro TV mungkin udah dikenal luas sebagai pro surya paloh dan cenderung menjelekan pemerintah. walau gak keliatan tapi bagi orang yang peka dan berilmu pastinya tahu plesetan bahasa yang biasa mereka gunakan untuk menjatuhkan pemerintah.

tulisan gw kali ini bukannya bermaksud menjatuhkan independensi dari media massa terkait yang udah gw sebut di atas, tapi kekhawatiran gw atas apa yang udah terjadi pada pemilu kemarin seenggaknya udah membuktikan independesi media massa udah hancur karena ada kepentingan dari partai politik sang pemilik perusahaan.

dulu gw sangat mengagungkan RCTI karena mampu menjadi media massa berita yang independen. tapi sekarang gw jadi sangat khawatir. berikut ini nama media yang udah dikuasai partai politik:

Kategori TV:

  1. Metro TV: pemiliknya adalah pendiri partai Nasional Demokrat
  2. TV One: pemiliknya adalah keluarga Bakrie pemimpin partai Golkar
  3. ANTV: group dari Bakrie, jadi masih ada di bawah Golkar
  4. RCTI: dikhawatirkan dikuasai Nasional Demokrat
  5. MNC TV: dikhawatirkan dikuasai Nasional Demokrat
  6. Global TV: dikhawatirkan dikuasai Nasional Demokrat
Kategori Surat Kabar:
  1. Media Indonesia: ada di bawah pimpinan Surya Paloh, pendiri Nasional Demokrat
  2. Seputar Indonesia: dikhawatirkan di bawah kuasa Nasional Demokrat

mungkin sekedar referensi sederhana dari seorang blogger yang berpikiran kritis dan sederhana. gw cukup salut dengan Surat Kabar Kompas yang hingga saat ini masih belom keliatan berpihak ke partai politik. jadi untuk referensi Pemilu ada baiknya kita baca Kompas.

kalau untuk majalah gw mungkin akan rekomendasi Tempo, karena menurut gw sampai saat ini sangat blak-blakan dan gak memmihak manapun. istilah katanya adalah fair enough.

QR Code:

QR Code

QR Code

 

 

 

 

5 thoughts on “Partai Politik di Media Massa

  1. setuju banget ama comment nya
    saya sendiri orang Non Parpol, mungkin sama dengan penulis.
    tapi skrg ini saya dlm posisi agak dilematis, satu sisi saya gregetan sama situasi bangsa ini. tapi tidak ada wadah yg bisa menaungi dan menyalurkan pemikiran untuk bangsa ini.
    sempat terlintas untuk masuk parpol, setidaknya disana tersedia akses untuk menyalurkan pemikiran kita.
    tapi disaat kita didalam parpol akan banyak orang-orang dengan idealisme seperti penulis terpaksa harus ikut arus

    Like

  2. yudhi :

    setuju banget ama comment nya
    saya sendiri orang Non Parpol, mungkin sama dengan penulis.
    tapi skrg ini saya dlm posisi agak dilematis, satu sisi saya gregetan sama situasi bangsa ini. tapi tidak ada wadah yg bisa menaungi dan menyalurkan pemikiran untuk bangsa ini.
    sempat terlintas untuk masuk parpol, setidaknya disana tersedia akses untuk menyalurkan pemikiran kita.
    tapi disaat kita didalam parpol akan banyak orang-orang dengan idealisme seperti penulis terpaksa harus ikut arus

    skarang emang susah percaya sama parpol mana aja, walau ngomongnya bela rakyat tapi ujung2nya pasti sama aja…gak ada perubahan…hingga detik ini juga

    Like

  3. yes. tempo emang media yg paling otonom saat ini, blak-blakan dan sanggup membredel sebuah kasus. karna itu pemerintah dari dulu takut sama tempo sehingga sempet dibredel.
    untuk kompas, dia emang belom terkontaminasi parpol, tapi untuk kedalaman berita (ini gue berhubung ada tugas ttg peraturan dalam media jadi sekalian ngomong) kurang dalem. kompas kalo bahas kasus tertentu dan kira2 akan menyinggung atau mendapat protes dari pihak lain, kompas ngalah. dia lebih hati2 dalam pemberitaan. tapi kalo kembali ke masalah parpol2an itu, tempo emang paling enak

    Like

  4. Pingback: Social Media Massa « SpidolBekas

  5. Pingback: Media Massa Untuk Siapa ? | SpidolBekas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s