Tips jadi “Bos Idola” Karyawan


hari ini, menit ini…detik ini gw akan bahas tentang how to atasan yang good buat bawahan (lo kira celana…bawahan). gw kali ini akan menulis menurut pandangan gw tentang seperti apa sih bos yang enak dan asik untuk karyawan itu.

memang pendapat gw sendiri gak bisa dijadiin patokan buat elu semua, tapi at least pandangan gw ini bisa dijadiin bahan masukan buat elo tentang memandang seorang atasan yang asik. gw bisa bahas beginian sumbernya dari pengalaman gw sendiri yang pernah jadi atasan dan bawahan juga. gw juga masukin tips ini bedasarkan pandangan temen-temen gw tentang bos yang asik buat diajak kerja.

Bos idola bisa bikin lo semangat kerja

Bos idola bisa bikin lo semangat kerja

jaman sekarang anak muda kayak gw (ciee…masih ngaku muda) mostly kalo kerja jarang mikirin pendapatan yang gede…yaa walaupun gaji juga jadi patokan, tapi seenggaknya sekarang faktor kenyamanan jadi prioritas kalo lagi cari kerja. jadi initinya begini, mungkin susah juga kalo dapet gaji gede tapi kerjanya gak nyaman, contohnya: lingkungan temennya kaku dan gak bersahabat, selalu ditekan oleh atasan, dan jarang diajak ngobrol sama atasan a.k.a dicuekin.

gw dulu pernah juga nyobain jadi atasan jadi paling gak gw tahu gimana dan apa yang harus dilakukan, baik ketika gw jadi bawahan atau ketika gw jadi atasan.

tips untuk jadi bos yang bisa jadi idola para bawahan adalah:

  1. ramah dan tegas. jadi bos yang baik itu butuh keseimbangan antara ramah dan ketegasan. jadi istilah kata kita jangan jadi bos yang terlalu keras, tapi jangan juga jadi lembek. kalo lo jadi bos yang otoriter lo bisa dibenci sama anak buah lo, pasti anak buah lo akan langsung mikir “gw lebih baik punya bos baru, atau pindah kerja.” lo harus bisa kasih perhatian yang sepenuh hati ke anak buah lo, bukan sekedar formalitas doang
  2. pahami karyawan. lo harus paham kalo setiap orang punya perilaku yang berbeda dan gak bisa lo ukur sama rata dengan diri lo sendiri. coba pahami kelebihan dan kesukaan bawahan dan manfaatkan hal itu untuk menjalin hubungan yang lebih akrab dengan bawahan lo
  3. mudah ditemui. kalo jadi bos, jadilah bos yang gampang ditemui bawahan dan diajak ngobrol dekat dengan bawahan. dengan begini lo bisa buka kemungkinan berbicara dengan karyawan lo sendiri jadi hubungannya akan lebih akrab
  4. etika menyuruh. coba lo bayangin deh lo jadi karyawan dan disuruh macam-macam sama bos tanpa lo peduliin sama sekali karyawan, alias gak dibimbing sambil diperhatiin. pastinya karyawan lo bisa mikir kalo lo sembarangan nyuruh doang, dan besok-besok dia bisa berpikir kalo setiap kerjaan yang lo kasih adalah sebuah beban berat buat karyawan lo sendiri
  5. cari dan jadi mentor terbaik. setiap orang sekuat apapun tetap butuh seorang pembimbing yang bisa memberi nasihat setiap hari. carilah seorang mentor yang bisa membimbing lo sendiri, dan jadilah mentor yang bisa membimbing karyawan lo sendiri.

setiap orang pasti punya kekurangan, dan bos yang baik adalah orang yang mampu terbuka dengan bawahannya, dan membimbing ke arah yang baik. jangan pernah memperlihatkan kecacatan lo di depan anak buah, misalnya: suka omongin orang lain. karena itu bisa jadi bom waktu buat lo.

sedian juga waktu luang untuk memperbaiki diri dan bertanya ke karyawan yang dekat sama lo mengenai kelebihan dan kekurangan diri sendiri, kalo mau tahu lebih lanjut cara memperbaiki diri…baca di sini.

QR Code:

QR Code

QR Code

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s