Timnas U-15 Juara Asia, PSSI Gak Peduli


ada kabar duka nih,

tapi ini bukan sekedar kabar duka orang yang lagi kena musibah atau meninggal dunia. yak ini bukan kabar duka tentang seseorang tapi kabar duka untuk sebangsa ini.

Timnas U-15 Indonesia

Timnas U-15 Indonesia

baru juga kemarin gw menulis tentang keprihatinan pelatih timnas Indonesia senior yang arogan dan gak pantas memimpin skuad garuda. baru2 ini gw baca artikel menarik yang menyedihkan tentang sikap acuh PSSI terhadap prestasi yang diraih Timnas U-15 yang baru aja menjuarai Piala Pelajar Asia 2011 (Asian Student Cup Football Tournament).

baru-baru ini timnas U-15 menjadi juara piala Asia setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2-1. anak asuh dari Rasiman ini mampu mengalahkan lawannya di kondisi lapangan yang becek, dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

manager timnas U-15, Roni Iswnadi bersama timnas U-15, Indra Kelana Nasution tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten cuma disambut sama keluarga mereka masing-masing dan perwakilan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga. TANPA adanya orang atau perwakilan dari PSSI…meenn kenapa nih ?

padahal seingat gw kemarin tuh PSSI berkoar-koar kalo semua kegiatan persepakbolaan di Indonesia yang berlaga di luar negeri ada di bawah perhatian PSSI…ternyata itu cuma omong kosong belaka. nyatanya PSSI gak peduli sama adek-adek gw yang berprestasi di kancah internasional. malahan PSSI lebih perhatian kepada Timnas omong doang yang sombong sekaliber timnas senior.

pak Roni Iswandi padahal udah bilang ke ketua PSSI langsung, si Djohar Arifin Husin itu waktu timnas U-15 masuk babak semifinal. bahkan pak Roni sendiri udah kirim SMS langsung ke Djohar kalo ada anak Indonesia yang sedang berprestasi, tapi belom juga dibales SMS-nya sama doi.

entah siapa yang namanya Bob Hippy, tapi dia udah menghina timnas U-15 sebagai “tim tarkam.” tapi malahan tim tarkam itu menang jadi juara Asia. sedangkan tim yang dibanggakan dengan pemain naturalisasinya kini prestasinya cenderung bikin males diliat.

“BOB…ucapanmu menunjukkan siapa kamu sebenarnya. levelmu dibawah telapak kaki…kerdil betul si BOB.” sebuah komentar pedas gw baca di artikel Inilah.com oleh pembaca atau pecinta timnas sepakbola Indonesia.

tarikin pemain keturunan luar negeri emang cara yang praktis dan instan untuk dongkrak prestasi daripada harus membina anak muda dari mereka masih muda. tapi apa PSSI gak bisa bersabar untuk membina anak muda Indonesia yang bahkan lebih pantas disebut sebagai pemain Indonesia karena mereka lebih lancar ngomong pake bahasa Indonesia ketimbang gagap bahasa Indonesia. pemain Indonesia kok gak bisa bahasa Indonesia ? malu doongg…

kalo gw boleh usul, lebih baik PSSI fokus untuk kembangin bakat anak muda Indonesia untuk mampu bersaing di liga internasional sampai Piala Dunia. PSSI harus lebih sabar menunggu prestasi gemilang yang akan diraih, begitu juga dengan masyarakat Indonesia harus lebih banyak mendukung anak muda Indonesia dan bersabar untuk menunggu prestasi baik di masa depan.

berikan semua hal terbaik untuk mendukung anak muda Indonesia termasuk kesempatan bertanding dengan tim dari luar negeri khususnya Eropa dan Amerika Latin, dan perbaiki infrastruktur latihan mereka supaya timnas muda bisa berlatih dengan lebih baik.

salam SpidolBekas !!

QR Code:

QR Code

QR Code

 

4 thoughts on “Timnas U-15 Juara Asia, PSSI Gak Peduli

  1. SETUJU!
    tidak hanya infrastruktur yg perlu diperbaiki, tapi sistem di PSSI dan mentalitas pengurusnya.
    menyedihkan.
    seharusnya adik-adik itulah yg perlu terus dirawat. jangan sampai mereka kehilangan semangat, karena tidak adanya penghargaan.
    saya percaya tidak ada yg instan.
    naturalisasi itu adalah kekonyolan, jangan diulangi lagi.

    Like

  2. @HeruLS :

    SETUJU!
    tidak hanya infrastruktur yg perlu diperbaiki, tapi sistem di PSSI dan mentalitas pengurusnya.
    menyedihkan.
    seharusnya adik-adik itulah yg perlu terus dirawat. jangan sampai mereka kehilangan semangat, karena tidak adanya penghargaan.
    saya percaya tidak ada yg instan.
    naturalisasi itu adalah kekonyolan, jangan diulangi lagi.

    ya andai saja para petinggi PSSI bisa lebih sabar dan kita juga lebih sabar untuk menantikan prestasi gemilang Indonesia di dunia sepak bola dengan cara menyemangati adik-adik kita yang berprestasi.

    tidak ada yang instan…itu betul sekali

    Like

  3. Pingback: Get Riedl Back Please !! « SpidolBekas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s