Jakarta (emang) Macet (terus)


gilaaaaaa……sungguh bisa gila gw lama-lama kayak gini. gw udah lama tinggal di ibukota Indonesia, jekardah namanya….haha Jakarta ding….

satu-satunya hal yang bisa bikin gw gila di Jakarta itu bukan masalah harga makanannya (walaupun itu juga termasuk), melainkan masalah kemacetannya. meen coba lo bayangin ya, kemacetan di jakarta itu udah kayak terjadwal rapih. lo kalo berangkat kerja jam 07.00 WIB ke atas, it’s mean lo bunuh diri. dijamin semua lini jalan raya, atau jalan tikus di jakarta bakal penuh sesak sama kendaraan.

macet woyy

macet wooyy

pada 30 Juli 2011 kemarin tepatnya pada H-1 bulan puasa, jalanan di TB Simatupang Macet total kalo bisa gw bilang. kenapa ?? alasanya ada ormas yang tega-teganya di saat malam minggu, H-1 puasa, jam orang2 pada keluar rumah…mereka malah bikin acara di TENGAH JALAN yang udah jadi titik nadi banget di daerah Tanjung Barat. otomatis semua kendaraan dialihkan ke berbagai arah, gw waktu itu habis jemput doi gw dari Ciputat dan coba tebak…macet banget itu jalan semua kendaraan gak bisa gerak. ya gw ambil inisiatif aja muter lewat Cililitan.

yang gw gak habis pikir kenapa ada ormas yang teganya bikin masyarakat umum lain susah…HATE THAT !!

kalo menurut gw ada beberapa hal yang menyebabkan kenapa Jakarta Macet. yaitu:

1. jumlah kendaraan di jakarta udah hampir gila. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata berpendapat jumlah penduduk di Jakarta sudah mencapai 14 juta jiwa, sementara jumlah kendaraan bermotor yang beredar mencapai 10 juta kendaraan

2. ruas jalan di jakarta emang gak mampu untuk menampung segitu banyaknya kendaraan yang bergerak dalam waktu yang bersamaan. pemerintah daerah Jakarta saat ini lagi gencar membuat jembatan layang, dan jalan-jalan baru untuk menampung jumlah kendaraan itu. tapi kalo solusinya dengan menambah ruas jalan bisa-bisa beberapa tahun kemudian Jakarta isinya cuma jalanan doang, gak ada rumah

3. tren gaya hidup. saat ini banyak yang menggemari sepeda motor, gw juga salah satunya. kenapa ?? karena untuk bertahan hidup di jakarta mau gak mau lo harus punya kendaraan yang bisa nyelip sana nyelip sini. tapi, karena semua orang berpikiran sama kayak gw, ya begitulah akhirnya semua jalanan di jakarta disesaki sepeda motor

4. kerjasama masyarakat. based on my pengalaman di atas tentang ormas yang bikin acara di jalan arteri…please saatnya kita berpikir cerdas. jalan dibuat bukan untuk lo doang, jalan milik bersama, semua berhak pake…lain lagi kalo bikinnya pake duit nenek moyang lo…lo mau tiduran di jalan itu juga gak apa-apa. jadi please ya jangan lagi ada kegiatan yang makanin space jalan raya

5. terakhir, gak ada transportasi umum yang mumpuni untuk masyarakat. kebanyakan dari transportasi umum di jakarta kayak bus atau angkot punya stigma negatif yaitu: suka ngetem, suka ngebut sembarangan, suka berhenti di mana aja suka, rawan kriminalitas, gak nyaman, dan lain-lain. kalo transportasi di jakarta teratur, rapih, dan bagus kayak di luar negeri bisa jadi masyarakat akan beralih ke transportasi umum daripada kendaraan pribadi. oiya satu lagi masalah ongkos transportasi umum kalo murah pasti juga banyak peminatnya. orang beralih ke kendaraan pribadi karena lebih murah secara itung-itungan, apalagi kalo pake sepeda motor.

ye begitulah analisa gw apapun gw pengennya terbaik untuk Jakarta. peran pembangunan dan pelestarian kota bukan tanggung jawab pemerintah doang tapi tanggung jawab kita juga loh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s