Liburan Hemat di Bandung


“lagi hemat….”

kalimat tersebut pasti akrab di telinga kalian, yak itu adalah tagline dari iklan salah satu provider telekomunikasi di Indonesia. masih sejalan dengan prinsip hemat, hari Jumat (11/03/11) kemarin gw bersama teman melakukan perjalanan untuk berpetualang, bertahan hidup, di Bandung. sebelumnya, sekedar informasi, kami tinggal di Jakarta-kota sejuta sepeda motor.

ada yang menarik dari petualangan gw kali ini, yaitu bagaimana bertahan hidup di Bandung selama 1-2 hari dengan dana terbatas. banyak teman di Jakarta beranggapan kalau mau berlibur di Bandung, pasti butuh dana besar. namun, hal itu akan gw patahkan…hahaha😀

nah, gw akan jabarkan jurus hemat berlibur di Bandung, dimulai dari:

  • Transportasi: gw naik transportasi kereta api ekonomi lokal dengan jurusan Jatinegara-Purwakarta dengan harga karcis Rp. 3000 (tiga ribu rupiah/three thousand rupiah), selanjutnya di stasiun Purwakarta  gw beli karcis yang jurusan Purwakarta-Kiaracondong (Bandung) dengan harga Rp.2000 (dua ribu rupiah/two thousand rupiah). jadi total pengeluaran gw untuk sampai dengan selamat ke Bandung memakan biaya Rp. 5000, perjalanan ini memakan waktu sekitar 6 jam. banyak teman gw gak percaya, tapi gw punya bukti…(foto dapat berbicara lebih banyak daripada kata-kata)

  • Tempat Tinggal: well…inilah susahnya berlibur di kota yang penuh eksotisme, sangat susah mencari penginapan yang murah, alhasil kita putar otak untuk bisa berteduh di Bandung, dan terlindungi dari hawa dingin yang menusuk kulit. sekilas pandang teralihkan pada sebuah Mesjid besar di tengah alun-alun kota Bandung Mesjid Raya Agung. ya sudah dengan dasar pikiran bahwa gw termasuk ‘musafir,’ jadi ya bisa dong saya tinggal di Mesjid ?? dan ternyata banyak juga loh, para petualang yang juga memanfaatkan Mesjid ini sebagai tempat tinggal sementara. jadi untuk tempat tinggal di Bandung biaya yang gw keluarkan adalah Rp. 0 (gratis)…alhamdulilah😀

  • Makan: nah ternyata susah juga kalo cari makan di Bandung (kota). harganya hampir sama kayak di Jakarta, mahal-mahal. nah kebetulan di sekitar Mesjid Raya Agung banyak yang jual makanan. harganya juga murah, ya mungkin karena dijualnya ke para petualang liar seperti gw, hehe…waktu itu untuk mengisi perut saya beli mie rebus+baso+tahu dengan harga Rp. 5000 dan untuk minum air kemasan 2 buah Rp.1000, dan selama di Bandung gw makan kalo dihitung sebanyak 3 kali ditambah beli bubur buat sarapan Rp. 7000 (agak mahal T_T…) jadi untuk makan keluar sekitar  Rp. 20.000
  • Angkutan Umum: nah ini tergantung dari seberapa ber-petualang-kah kamu ??? kalo mau keliling-keliling di Bandung otomatis harus naik angkot kan ? nah masalah tarif angkot, di Bandung ternyata hampir sama bahkan bisa lebih mahal daripada di Jakarta. untuk total pengeluaran angkot gw mengeluarkan biaya sekitar Rp. 15.000. tapi kalo kamu suka jalan kaki, biaya ini bisa diminimalisir, lagipula di Bandung gak kayak di Jakarta yang penuh polusi, udara di sana cukup segar
  • Mandi dan Buang Air: untuk keperluan yang satu ini, gw memanfaatkan fasilitas di Mesjid Raya Agung, sebenarnya untuk mandi dan buang air gak dipungut bayaran, hanya se-ikhlasnya, gak ngasih juga gak apa-apa. tapi karena kita udah tinggal gratis di Mesjid Raya Agung, masa mandi juga minta gratis ? (gak tau diri). total pengeluaran untuk mandi (2 kali mandi/Rp.2000) Rp. 4000. selain itu jangan khawatir, tempat mandinya sangat amat bersih kok…jadi gak ragu-ragu mandinya lama-lama🙂
  • Transportasi Pulang: sebenarnya ada kereta yang jurusan ke Purwakarta dengan tiket Rp. 2000 tapi kereta itu cuma ada satu kali sehari dan berangkat dari stasiun Bandung pagi sekali sekitar jam 7, dan dari Purwakarta nanti lanjut ke Jatinegara Rp. 3000, jadi total biaya pulang Rp.5000. tapi karena kesiangan waktu itu jadi terpaksa gw beli Argo Parahyangan kelas Bisnis (Rp. 30.000), (mahalnya T_T…). tapi ternyata walau mahal saya jadi dapat hikmahnya. gw di kereta Argo Parahyangan gak dapat kursi (dapat non tempat duduk), di perjalanan gw ketemu sama bapak-bapak yang kerja di Jakarta tapi tinggal di Bandung, dia kerja di daerah Sudirman di Konsultan Perumahan. pas ada pemeriksa karcis datang, kami yang kebetulan duduk menghampar di gerbong makanan, sewajarnya menunjukan karcis perjalanan, tapi anehnya saya lihat bapak tadi gak mengeluarkan karcis, tapi memberikan ‘sesuatu’ ke pemeriksa karcis, selidik punya selidik ternyata dia bayar langsung ke pemeriksa karcis tersebut, pas saya tanya berapa jumlahnya ternyata hanya Rp. 10.000….WHAT ??? HOW COME ??? kemudian, bapak itu bilang hal itu wajar, “pemeriksa tiket juga butuh uang kan ?? dan kalo kita kasih uang ke dia, kan otomatis uangnya juga buat dia pribadi, iya gak ??” tapi sekedar info kalo mau pake cara ilegal ini kalian harus punya keberanian dan kemampuan lobi yang bagus ya ?? dan ingat karena ilegal jadi kalian gak dapat tempat duduk, tapi lumayan bisa sampai Jakarta dengan waktu yang cepat kan ?

jadi kalo semua pengeluaran saya ditotal jadi >>

  1. transportasi pergi : Rp 5000
  2. makan : Rp 20.000
  3. tempat tinggal : Rp 0
  4. Mandi : Rp 4000
  5. Tranportasi pulang : Rp 30.000 (seharusnya bisa Rp 5000 atau Rp.10.000 doang)

total pengeluaran >>> Rp 59.000

harga di atas belom termasuk transportasi dari rumah gw ke St. Jatinegara (pulang dan pergi)

gw pergi ke Bandung hari Jumat pagi dan pulang ke Jakarta Sabtu Sore….

nah hemat kan ? hemat kan ?………

17 thoughts on “Liburan Hemat di Bandung

  1. wah gila, ok banget lw… gw juga rencananya punya planning gitu ke bandung… thanks ya infonya…

    Like

  2. o iya lupa, mau tanya emang selama disana lw kemana aja?? ada info tempat seru ga??

    Like

  3. gw waktu ke bandung cuma ngiter aja di alun2….tapi lumayan seru sih,,oiya terus gw ke beberapa kampus di sana, kalo mau liburan enaknya ke paris van java dan lembang itu rekomendasi gw

    Like

  4. wuaaa hemattt biasa ak klo ke bandung buat ongkos aja udah 100rb pulang pergi naik primajasa/arimbi, mau naek kereta takut😛
    tp klo masalah makan dan tempat tinggal semua sudah disediakan pacarku hehe alias numpang dirumahnya

    Like

  5. hwahahaha..gila!
    gw orng bdg dan kerja di jkt..tp ga pernah kepikiran pulang ke bandung dgn cara ngeteng naik kereta jatinegara-purwakarta purwakarta-kircon…tp keren, bisa dicoba bwt gila2an..

    Like

  6. uidiiihhh cauuurrr…ntu cucok’a bwt pra petualang ky spidol bekas ini hehe…knp musti spidol??kok gak pulpen,,pinsil…:D

    Like

  7. Pingback: Naikin Trafik Blog 12X Lipat dalam Sehari « SpidolBekas

  8. Pingback: Liburan Sambil Berbagi | SpidolBekas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s